Kanwil Kemenag Sumut ingatkan JCH tentang cuaca panas di Madinah
Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang tergabung dalam Kloter 3 pada Rabu (15/5/2024) diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah dari Bandara Kauala Namu Deli Serdang.

Elshinta.com - Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang tergabung dalam Kloter 3 pada Rabu (15/5/2024) diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah dari Bandara Kauala Namu Deli Serdang.
Acara pemberangkatkan digelar di Madinatul Hujjaj, Asrama Haji Medan dilepas oleh Kakanwil Kemenag Sumut H Ahmad Qosbi, Kapolda Sumut diwakili Direktur Bimas Polda Sumut Kombes Pol Mohammad Muslim Siregar dan Bupati Mandailing Natal HM Ja'far Sukhairi Nasution.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi, S.Ag, MM selaku Ketua PPIH Embarkasi Medan menjelaskan kondisi suhu cuaca di Madinah harus menjadi perhatian jamaah.
Untuk itu, Kakanwil mengimbau para jamaah khususnya jamaah lansia agar salat di hotel dan membatasi aktivitas di luar ruangan.
“Cuaca di sana sangat panas. Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi menyampaikan bahwa suhu di Arab Saudi pada puncak haji bisa mencapai 48 hingga 50 derajat. Untuk itu, kami mengimbau JCH untuk menjaga kondisi fiksik, jangan terlalu sering keluar hotel karena berdampak pada kondisi tubuh,” ucap Qosbi saat melepas JCH Kloter 3 Asal Mandailing Natal seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Diurnawan, Kamis (16/5).
Kakanwil juga mengimbau jamaah untuk perbanyak minum air mineral. Hal tersebut penting untuk menghindari dehidrasi. Kakanwil juga berpesan agar seluruh jamaah menggunakan alas kaki saat keluar.
“Cuaca di sana sangat berbeda dengan di tanah air. Maka dari itu, perbanyak minum. Bawa air minum selalu saat keluar. Perbanyak istirahat jika kondisi kurang sehat dan jangan sampai dehidrasi,” tambahnya.
Lanjut Qosbi, sejumlah ikhtiar menjaga kesehatan jamaah haji telah dilakukan Kementerian Agama untuk penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M. Sejak awal, Kemenag telah menetapkan istithaah kesehatan sebagai syarat pelunasan biaya haji. Selain itu, Kemenag juga telah merilis Senam Haji.
“Pesan Gusmen agar jamaah menjaga kesehatan dan kebugaran fisiknya. Sebab, haji merupakan ibadah fisik,” lanjutnya di hadapan
358 jemaah haji Kloter 3.
“Bapak Ibu mohon selalu bersyukur dan berdoa telah dipilih menjadi Tamu Allah karena tidak semua punya kesempatan bisa melaksanakan haji. Kemudian jaga kesehatan dan saling tolong menolong saat di sana,” ujarnya.
Sementara Bupati Madina memohon kepada jamaah untuk khusyuk dalam melaksanakan ibadah dan berharap jemaah menjadi haji yang mabrur dan mabrurah.
Dengan berangkatnya jamaah calon haji Kloter 3, maka PPIH Embarkasi Medan telah memberangkatkan 1.093 jemaah (12,50 persen) dan menyusul 7.653 jemaah akan diberangkatkan dengan kelompok terbang berikutnya, hingga Kloter 25.
Dari data yang diterima PPIH Embarkasi Medan ada satu JCH Kloter 3 atas nama Abdurrahim Dalimunte (55) ditunda keberangkatannya karena sakit.